Tampilkan postingan dengan label halal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label halal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2013

Hadits Arbain ke 10 MAKAN DARI RIZKI YANG HALAL

Hadits ke-10
MAKAN DARI RIZKI YANG HALAL

عن أبي هريرة –رضي الله عنه – قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " إن الله تعالى طيب لا يقبل إلا طيبا ،وان الله أمر المؤمنين بما أمر به المرسلين ..فقال تعالى " يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا... " المؤمنون /51... وقال الله تعالى يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُم ..." البقرة/172 ... ثم ذكر رجل يطيل السفر أشعث اغبر يمد يده إلى السماء يا رب يا رب ، ومطعمه حرام ومشربه حرام وملبسة حرام وغذي بالحرام فإنى يستجاب له

Terjemahan:

Dari Abu Hurairah radhiallahu anh, ia berkata : “Telah bersabda Rasululloh : “ Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah diperintahkan kepada para rasul, maka Allah telah berfirman: Wahai para Rasul, makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Dan Dia berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang baik yang telah Kami berikan kepadamu.’ Kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhan, wahai Tuhan” , sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya".

[Muslim no. 1015]

Penjelasan:

Kata “thayyib (baik)” berkenaan dengan sifat Allah maksudnya ialah bersih dari segala kekurangan. Hadits ini merupakan salah satu dasar dan landasan pembinaan hukum Islam. Hadits ini berisi anjuran membelanjakan sebagian dari harta yang halal dan melarang membelanjakan harta yang haram. Makanan, minuman, pakaian dan sebagainya hendaknya benar-benar yang halal tanpa bercampur yang syubhat.

Orang yang ingin memohon kepada Allah hendaklah memperhatikan persyaratan yang tersebut pada Hadits ini. Hadits ini juga menyatakan bahwa seseorang yang membelanjakan hartanya dalam kebaikan berarti ia telah membersihkan dan menumbuhkan hartanya. Makanan yang enak tetapi tidak halal menjadi malapetaka bagi yang memakannya dan Allah tidak akan menerima amal kebajikannya.

Kalimat “kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu”, maksudnya ialah menempuh perjalanan jauh untuk melaksanakan kebaikan seperti haji, jihad, dan perbuatan baik lainnya. Amal kebajikan tersebut tidak akan diterima oleh Allah bila yang bersangkutan makan, minum dan berpakaian dari hasil yang haram. Lalu bagaimana lagi nasib orang-orang yang berbuat dosa di dunia atau berlaku zhalim kepada orang lain atau mengabaikan ibadah dan amal kebajikan?

Kalimat “menengadahkan kedua tangannya” maksudnya berdo’a kepada Allah memohon sesuatu, namun dia tetap berbuat dosa dan melanggar aturan agama.

Kalimat “makanannya haram…, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya”, maksudnya bagaimana orang yang perbuatannya semacam itu akan dikabulkan do’anya, karena dia bukanlah orang yang layak dikabulkan do’anya. Akan tetapi walaupun demikian, boleh saja Allah mengabulkannya sebagai tanda kemurahan, kasih sayang dan pemberian karunia. Wallaahu a’lam.
ReadFull Article ..

Minggu, 20 Oktober 2013

Titik Kritis Haram pada Bakmi Info Halal

Diantara sekian banyak makanan siap saja yang terdapat di berbagai kedai, restoran baik goreng maupun rebus, termasuk makanan favorite.
Lalu bagaimana cara mencermati setiap yang dipilih agar tidak terjebak ke dalam makanan yang tidak halal?

Bakmi atau mie adalah bahan dasarnya berasal dari terigu gandum yang pada dasarnya halal. Namun, di Indonesia sendiri, terigu tersebut harus ditambah dengan vitamin-vitamin yang berasal dari hewan. Oleh karena itu harus diketahui secara persis sumbernya.

Bahan tambahan tersebut bisa saja sayuran, daging ayam, maupun seafood. Selain bahan tambahan tersebut, untuk memperoleh rasa dan aroma yang sedap, dalam memasak mei juga dicampurkan beberapa bahan tambahan seperti minyak dan bumbu.
Bumbu dalam bakmi biasanya terdiri dari kecap, penyedap dan minyak.

Waspadai Penyedap.
Titik kritis pada bakmi terletak pada bahan tambahan dan bumbu-bumbu yang ditambahkan tadi. Jika bahan tambahannya berupa ayam atau daging sapi, haruslah dipastikan bahwa proses penyembelihannya melalui cara-cara yang telah ditentukan oleh syariah agama Islam sehingga halal.

Halnya dengan bumbu yang pantas untuk dicermati adalah adanya penyedap rasa yang berupa monosodium glutamat atau mononatrium glutamat (MSG).
Bahan tersebut adalah produk microbial yang media pertumbuhan bakterinya bisa saja melalui media yang haram.

Minyak dan Kaldu.
Kemudian ada tambahan kecap dan bumbu dalam bakmi.
Sumber minyaknya bermacam-macam, ada yang menggunakan minyak sayur kaldu. Kaldu ini bisa berasal dari ayam, sapi maupun daging babi.

Selain minyak, dalam masakan bakmi juga sering terdapat angchiu, sejenis arak yang dipakai untuk tumis masakan. Karena mengandung arak, angchiu ini jelas haram.

Kebijaksanaan dalam memilih masakan bakmi diperluakn sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi di resto yang menjajakan makanan tersebut. Ada baiknya, makan tersebut telah memenuhi standar kehalalan dari MUI. Dengan cara ini, kita bisa terhindar dari resiko memakan makanan haram.
ReadFull Article ..